Kamis, 04 Oktober 2007

Ngalindur

Misteri Sepiring Pepaya





Meet me, Ica, yang ngga suka makan pepaya.. Padahal pohon pepaya berbuah dengan lebatnya di halaman belakang.

Meet my Dad, who loves papaya so much! Tiap malam makan pepaya, dan tidak lupa membangga2kan pohon yg di halaman belakang karena tidak pernah berhenti berbuah, dan menyesali kenapa anaknya ini tidak suka makan pepaya.



Kemarin malam, kebetulan Papah (ga tau kenapa kebanyakan orang sunda itu kalo ngomong belakangnya pake 'H', seperti 'Saya' jadi 'Sayah', 'Mangga' jadi 'Manggah'.. So, 'Papa' pun jadi 'Papah' :D ) lagi keluar kota, jadi Ica seperti biasa tidur bareng Mamah.. (biar gampang dibangunin pas sahur.. )


Then, pas sahur, Mamah nyodorin sepiring penuh pepaya..


"Nih, makan.. Tadi bilangnya mau.."


Hah? Kaget dong, soalnya Ica ngga ngerasa pernah minta Pepaya.

" Iiih, kapan, mah? Ngga juga.."


Trus, Mamah bilang gini,

"tadi bilang.. 'Mah, ica mau pepaya!!' Mamah kan kaget, trus mama nanya 'apa?'
trus ica bilang gini 'pokonya mau pepaya.. mau pepaya!!!' "


"Kapan?"


"Pas tidur tadi, kaya'nya ngelindur deh.. :)):)):))" Mama langsung ketawa ngakak..


"Hah? Masa sih? Se-ngelindur2nya ica, ko' mintanya pepaya,
sih..?"

Langsung Mamah ngambil kesimpulan,
"..mungkin karena Ica tidur di tempat Papah, jadinya minta pepaya.."
Akhirnya cerita ini diakhiri dengan tertawa ngakak.. Ngetawain Ica yg ngelindurnya aneh =, dan ngetawain kemungkinan Papah jadi suka pepaya gara2 tidur di tempat tidur itu.. ;)) (tapi ko' rada serem yah.. :-O ngga ah.. ngga serem.. :-O)

Tidak ada komentar: